Home Umum Ketentuan Biaya Pendaftaran Merek di Indonesia

Ketentuan Biaya Pendaftaran Merek di Indonesia

Rate this post

Ditulisan ini kita akan membahas mengenai biaya pendaftaran merek dan aturan terkait terutama biaya-biaya lainnya yang termasuk ke dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Banyak orang dan pengusaha takut untuk mendaftarkan merek karena takut biaya-nya mahal atau biaya tambahan lainnya yang bisa menguras kantong merek. Terlebih lagi umumnya pengusaha disibukkan dengan bisnis mereka dan cenderung malas untuk berurusan dengan birokrasi yang ribet.

Rincian Biaya Pendaftaran Merek

Dari hasil telusuran kami, biaya pendaftaran merek ini tidaklah mahal, untuk PNBP pendaftaran merek hanya Rp 1.800.000,- saja untuk masa perlindungan 10 tahun. Bahkan jika Anda adalah UMKM binaan di dinas pemerintahan kota atau kabupaten di tempat Anda, maka biaya PNBP mereknya hanya Rp 500.000,- saja. Biaya ini merupakan biaya resmi pendaftaran merek.

Syaratnya juga terbilang mudah, semua isian dan transfer bisa dilakukan via online, tidak usah keluar rumah atau berantri ria seperti pelayanan birokrasi lainnya.

Sebelumnya saya juga banyak melihat layanan yang berupa konsultasi pendaftaran merek. Anda bisa menggunakan jasa-jasa ini untuk mulai berkonsultasi mengenai pendaftaran merek sebelum Anda mendaftar ke website Ditjen Kekayaan Intelektual (Ditjen KI).

Harga jasa konsultan kekayaan intelektual ini bervariasi, bagi Anda yang ingin pendaftaran merek yang praktis atau ingin terlebih dahulu berkonsultasi, bisa menggunakan jasa mereka, bahkan konsultasi gratis seperti halnya di tanyamerek.com

Biaya jasa terbilang rendah dibandingkan Anda harus mengulang dari awal karena salah dalam mengajukan permohonan. Satu contoh, Anda harus memasukkan nama merek dan jenis barang yang diperdagangkan. Nah Anda harus benar tahu, jenis barang atau jasa Anda masuk ke kelas berapa?

Pengkelasan Pendaftaran Merek

Ini yang mungkin tidak banyak orang tahu. Pendaftaran merek tidak hanya mendaftarkan merek dan logonya saja, tetapi Anda juga perlu mencantumkan jenis barang yang ingin Anda mohonkan pendaftarannya.

Kelas barang pendaftaran merek ada 45 kelas, di mana kelas 1 sampai kelas 34 merupakan jenis barang dagang dan kelas 35 sampai kelas 45 adalah untuk jenis layanan jasa. Anda perlu memahami klasifikasi jenis barang ini sebelum mendaftarkan merek. Kesalahan dalam memasukkan jenis barang atau kelasnya bisa menyebabkan salah sasarannya tujuan pendaftaran merek Anda.

Perlu Anda ketahui juga harga PNBP yang saya sebutkan di atas adalah harga untuk 1 kelas barang. Jika Anda mendaftar dengan berbagai jenis barang di kelas yang berbeda, maka Anda perlu mendaftar di permohonan lain atau di permohonan yang sama. Biaya PNBP yang dibayarkan adalah per-kelas, jadi jika misal Anda mendaftar untuk 2 kelas barang/jasa, maka biaya PNBP pendaftaran mereknya adalah menjadi 2 x Rp 1.800.000,- = Rp 3.600.000,-

Ini berlaku untuk biaya pendaftaran merek produk apapun sepanjang berada dalam kelas yang sama, maka tetap biaya 1 kelas saja (Rp 1.800.000,-)

Cek Merek

Untuk melakukan pengecekan merek, Anda bisa coba kunjungi website cekmerek.com – Di sini kemungkinan Anda bisa bertanya mengenai kans diterimanya pendaftaran merek Anda. Fungsi pengecekan merek adalah untuk mengetahui apakah ada nama atau logo merek serupa yang sudah terdaftar lebih dahulu atau dimohonkan lebih dahulu oleh orang lain.

Fungsi lainnya untuk melihat kelengkapan pendaftaran merek Anda. Juga melihat substansi dari merek yang ingin Anda daftarkan terhadap adanya kemungkinan termasuk ke dalam golongan ‘merek tidak dapat didaftar’ karena melanggar ketentuan dalam pasal 20 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis.

Jasa Pendaftaran Merek

Untuk Anda yang ingin melakukan cek merek dan juga ingin melakukan pendaftaran mereknya, bisa menggunakan jasa konsultan kekayaan intelektual. Biasanya mereka akan melakukan pengecekan merek dan melihat peluang serta kemungkinan dan mungkin saran terkait pendaftaran merek Anda.

Saya rasa menggunakan jasa pendaftaran merek melalui konsultan adalah penting khususnya bagi kita orang yang awam tentang merek. Supaya uang dan waktu tidak terbuang percuma. OK lah uang bisa dicari, namun waktu untuk bisnis Anda bisa terbuang percuma dengan urusan permohonan pendaftaran merek ini.

Syarat Pendaftaran Merek

Syarat untuk permohonan pendaftaran merek tidaklah terlalu rumit. Cukup informasikan identitas diri Anda, terdiri dari nama dan alamat (bisa menggunakan nama pribadi atau nama perusahaan), informasi terkait nama atau logo Anda (bisa juga kombinasi nama dan logo), juga surat pernyataan bahwa Anda tidak meniru merek atau logo milik pihak lain.

Syarat-syarat tersebut Anda upload ke website Ditjen Kekayaan Intelektual dan pembayaran PNBP bisa Anda lakukan via ATM atau internet banking bank tertentu. Jika Anda menggunakan jasa konsultan kekayaan intelektual yang online (contoh: tanyamerek.com) Anda cukup upload syarat pendaftaran merek ini via WhatsApp saja. Tim konsultan yang akan mendaftarkannya atas nama Anda.

Pendaftaran Merek UMKM

Tata cara pendaftaran merek untuk UMKM tidak jauh berbeda dengan permohnan merek secara umum. Hanya saja biaya PNBP nya menjadi lebih murah, hanya Rp 500.000,- saja untuk masa perlindungan merek selama 10 tahun.

Hanya saja, Anda perlu melampirkan keterangan UMKM di syarat permohonan merek Anda agar Anda bisa mendapatkan fasilitas harga khusus untuk UMKM ini. Berkas yang sah adalah berupa keterangan ‘UMKM binaan’ dari dinas perindustrian/perdagangan di pemerintahan kota tempat Anda berdomisili. Dalam surat tersebut disebutkan juga bahwa pembuatan surat ini untuk tujuan pendaftaran merek. Tandatangan merupakan tandatangan kepala dinas atau pejabat lainnya yang ditunjuk.

Jika Anda menggunakan jasa konsultan kekayaan intelektual untuk pendaftaran merek, mungkin mereka akan menambahkan biaya jasa pendaftaran merek tersebut yang menurut saya masih terjangkau untuk UMKM.

Pendaftaran Merek Gratis

Umumnya namun kadang tidak pasti (tergantung anggaran), beberapa pemerintahan kota atau kabupaten menyediakan fasilitasi dan konsultasi pendaftaran merek yang salah satunya memberikan subsidi pendaftaran merek atau bahkan gratis. Artinya biaya PNBP yang harusnya Anda bayarkan dari kantung Anda, akan dibayarkan dari anggaran yang sudah disediakan oleh dinas setempat.

Untuk mengetahui kapan adanya pendaftaran merek gratis di tempat Anda, Anda perlu berkomunikasi atau mendaftarkan diri Anda ke komunitas UMKM di tempat Anda tinggal. Biasanya yang kami ketahui, ada kegiatan dinas atau pelatihan terkait UMKM yang diadakan secara berkala oleh dinas setempat.

Kesimpulan

Demikian sekilas informasi dan pengalaman yang kami sampaikan terkait dengan pendaftaran merek di Indonesia. Kami sarankan Anda memahami betul tekait syarat dan biaya pendaftaran merek di Indonesia sebelum Anda memulai. Hal ini dikarenankan PNBP yang sudah Anda bayarkan kemungkinan besar tidak akan kembali jika Anda melakukan kesalahan dalam pendaftaran.

Solusi praktis adalah dengan menggunakan jasa pihak ketiga untuk pendaftaran merek Anda. Konsultasi awal umumnya diberikan secara gratis agar Anda mengetahui hal apa saja yang harus Anda persiapkan untk melakukan pendaftaran merek.

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here