Home Haji Rukun Yamani, I’tibaa, dan Arramal

Rukun Yamani, I’tibaa, dan Arramal

Rukun Yamani – Disunnahkan mengusap rukun yamani dengan tangan apabila melawatinya, apabila mudah melakukannya. Juga mencium Rukun Yamani, atau mengusap dengan tangan lalu mencium tangan tersebut, atau memberikan isyarat. Selain 2 hal tersebut (Rukun Hajar Aswad dan Rukun Yamani) tidak di-isyaratkan untuk diusap.

Itibaa – Disunnahkan bagi laki-laki ketika tawaf umrah dan tawaf qudum bagi yang berhaji Ifrad dan Qiraan untuk melakukan Itibaa. Yaitu menjadi kain atas di bawah ketiak kanan dan meletakkan ujung kain atas di atas bahu kiri.

Arramal – Disunnahkan bagi laki-laki untuk melakukan Arramal pada 3 putaran tawaf yang pertama, yaitu lari kecil dengan mempercepat langkah dan memperpendek. Untuk kemudian berjalan biasa di putaran ke-4. Untuk wanita tidak di-syariatkan Arramal.